Sunday, March 15, 2015

Burung Kacer perbedaan antara jantan dan betina

Burung Kacer  perbedaan antara jantan dan betinaBurung Kacer atau Kucica kampung (bahasa LatinCopsychus saularis) adalah burung pengicau yang sebelumnya dikelompokkan sebagai anggota keluargaTurdidae (murai), tetapi kini dianggap sebaagi anggota Muscicapidae. Burung ini berwarna hitam dan putih dengan ekor yang panjang. Ekornya terangkat ke atas jika mereka sedang mencari makanan di tanah atau kadang ketika sedang bertengger. Burung ini banyak ditemukan di daerah Asia Selatan dan Asia tenggara. Di Indonesia burung ini mulai langka karena penangkapan yang berlebihan untuk dipelihara.

Dihabitat aslinya, burung ini memakan serangga seperti jangkrik, ulat, belalang bahkan cacing tanah. Tapi tidak dengan burung kacer yang telah dipelihara oleh manusia. Mereka diberi pakan voer yang lebih simpel dan efektif. Burung ini juga mengalami pergantian bulu dan warna bulu dari kecil ke dewasa.

Perbedaan kacer jantan dan betina bisa dibedakan dari segi postur, warna bulu, suara atau kicauan nya, gerakan dan bisa juga dari ekor.
Burung Kacer  perbedaan antara jantan dan betina
Gambar tersebut adalah perbedaan antara kacer jantan dan betina.
Jantan:
-  Postur atau bentuk tubuh relatif lebih besar
- Warna bulu lebih jelas tidak buram (hitam mencolok dan putih jelas)
- Suara atau kicauan nya jelas lebih kencang dan berfariasi
- Gerakan kacer jantan lebih lincah atau gesit
- Ekor kacer jantan tertata saat diam (mekar saat berkicau, birahi dan merasa terancam)

Betina:
- Postur atau bentuk relatif lebih kecil dari kacer  jantan
- Warna bulu buram atau tidak jelas
- Suara lebih kecil atau pelan dan tidak berfariasi
- Gerakan lebih kalem
- Ekor kacer betina tidak teratur atau bisa dikatakan mekar

Para kicau mania pasti sering menggunakan burung ini sebagai burung aduan atau lomba. Dikalangan kicau mania, burung kacer termasuk burung menengah keatas. Harga burung kacer pun lumayan mahal jika di bandingkan dengan burung pengicau sejenisnya. Kacer termasuk burung yang bisa diternak/di budidayakan. Sehingga banyak kucau mania yang membudidayakan burung ini. Biasanya mereka bertujuan untuk menghasilkan keturunan yang baik bahkan di jadikan bisnis untuk dijual.

Tetapi tidak sedikit juga para peternak kacer yang berhasil menernak burung kacer ini. Bisa dibilang susah-susah gampang untuk menernak burung kicau yang satu ini.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts